Showing posts with label badminton. Show all posts
Showing posts with label badminton. Show all posts

Wednesday, April 02, 2008

Badminton Dropped in 2012 Olympics

badminton, olympic badminton
Esnesnon City: The International Olympic Committee (IOC) will begin deliberations this week on revamping the Olympic sports menu. At a pre-conference media briefing, the IOC's spokesperson for Asia Ms Y Rani Gami said that the IOC had decided to drop two sports - badminton and judo - and would review suggestions from member nations on which sports to newly present on the world's biggest sporting stage.

The spokesperson said that a majority of IOC members had recommended dropping badminton and judo to make the Olympics more attractive. These would now be replaced by two other sports which would be formally chosen from a field of five - croquet, rugby union, polo, rackets and chess. Ms Gami revealed that said croquet and chess had received the highest number of nominations and were almost certain to be picked.

Currently, the menu for the Summer and Winter Olympic Games comprises 35 sports with 53 disciplines and more than 400 events — the Summer Olympics features 28 sports with 38 disciplines, and the Winter Olympics has 7 sports with 15 disciplines. A sport or discipline is included in the Olympics if the IOC determines that it is widely practiced around the world. A sport must be played by men in at least 50 countries on three continents, and by women in at least 35 countries on three continents.

Badminton was admitted to the Olympic program in 1992 at Barcelona after its inclusion as a demonstration event in the 1972 and 1988 Summer Olympics. Judo was admitted in 1964, removed in 1968, and then re-included from 1972. Only male judoka participated until the 1988 Summer Olympics, when women participated as a demonstration sport. Women judoka were first awarded medals at the 1992 Summer Olympics. These two sports now join the list of 'discontinued Olympic sports', like polo and tug of war, which were removed either because of lack of interest or the absence of an appropriate governing body.

"Badminton and judo are known only in a few countries. Very few people elsewhere are interested in them," said Dr Latot Toidi, an international sports expert attached to the IOC.

Fans of both croquet and chess are delighted with the news from the IOC. FIDE, the highest international body for chess, said it would hold a press conference in Paris later today to explain how it had managed to win the 'inclusion' battle.

In London, staff members at the offices of the International Croquet Federation have already begun emailing the ICF's members with the good news. They have also been distributing sweets to local visitors and fans.

"Unlike judo, croquet has a distinguished and civilised history," said Laer Diputs, president of the ICF. "It's also not like badminton where you simply run around wildly, hitting back and forth. Croquet is very competitive and depends on a combination of physical skill and careful strategy. Most of all, success depends on a cool assessment of risks and probabilities, yes, much like chess."

Croquet was an Olympic sport at the 1900 Summer Olympics - and Roque, a variation on croquet, was an event at the 1904 Summer Olympics. Several variations of croquet are currently in use, differing in the scoring systems, order of shots, and the layout. Two forms of the game, Association Croquet and Golf Croquet, have rules that are agreed internationally and are played in many countries around the world. The sport has particularly strong followings in the UK, USA, New Zealand and Australia; every four years, these countries play the MacRobertson Shield tournament. Many other countries also play.

The formal inclusion of chess will make Olympic history as it will be the first instance of a mind game ever being admitted as an Olympic sport.

Other major sports still waiting for entry into the Olympic fold include rugby union, polo, rackets, golf, squash, wushu and karate. Along with croquet and chess, these sports had been proposed to the IOC at a 2007 meeting in Singapore for inclusion in the 2012 games. However, the delegates had then decided to reduce the field to just five. For croquet and chess, all that remains is the formal vote in their favour to be featured at the London Games four years from now.

Written by Oldhand
Badminton & Judo To Be Axed After Beijing
By EKAF RETROPER, AFP

Thursday, October 18, 2007

Ensiklopedia Bulutangkis

badminton, badminton court
alley
Areal tempat bermain di mana bola dapat diperhitungkan masuk atau keluar dalam berbagai kesempatan dalam setiap permainan. Contohnya, side alley adalah areal permainan pada kedua sisi lapangan antara garis samping untuk tunggal dan garis samping untuk ganda.

backhand
Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang tidak dominan.

backhand grip
Cara anda memegang raket untuk memukul setiap pengembalian bola dari sisi yang tidak dominan. Dalam bulutangkis, pukulan ini biasanya dilakukan dengan grip handshake atau pistol, yang dipegang dengan ibu jari dominan pada posisi mengarah ke atas pada bagian atas sisi kin pegangan raket.

backswing
Bagian dari ayunan yang menggerakkan raket ke arah belakang sebagai persiapan untuk melakukan forward swing.

base
Titik di dekat bagian tengah lapangan yang harus menjadi target hampir dari semua pengembalian bola anda.

baseline
Garis yang terdapat pada batas belakang lapangan anda.

bird
Obyek yang dipukul dengan raket bulutangkis sebagai tanda bahwa rally dimulai. Sama juga dengan shuttle atau shuttlecock (bola).

carry
Pengembalian bola yang ditangkap dengan permukaan raket dan dilemparkan ke atas net. Pukulan ini kadang-kadang disebut dengan pukulan lemparan. Pukulan ini dianggap sah selama dilakukan dengan gerak lanjut dari pukulan normal dan bukannya pukulan ganda.

cross court Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola menyilang melintasi lapangan.

double hit
Hal ini terjadi jika bola dipukul dua kali secara berurutan pada pukulan yang sama dan merupakan suatu kesalahan (fault) (pukulan ganda).

Doubles service court
Ini merupakan daerah tempat servis di mans servis ganda harus dilakukan. Kedua sisi lapangan bulutangkis memiliki lapangan servis kanan dan kiri untuk ganda. Kedua lapangan servis ganda tersebut dibatasi dengan garis servis pendek, garis tengah garis samping untuk ganda, dan garis servis belakang untuk ganda.

Drive
Pengembalian atau pukulan yang mengarahkan bola dalam lintasan yang relatif datar, paralel, dengan lantai, tapi dipukul cukup tinggi untuk melewati net.

drive serve
Servis keras dan cepat yang melintasi net dengan lintasan mendatar dan biasanya diarahkan pada bahu lawan yang tidak dominan. Servis ini lebih sering digunakan pada partai ganda. (servis drive)

drop shot
Pengembalian atau pukulan yang melintasi net dan jatuh ke arah lantai dipukul secara underhand atau overhead dari dekat net atau belakang lapangan. (pukulan drop)

fault
Setiap pelanggaran peraturan.

flick serve or flick return
Servis atau pengembalian yang cepat dan datar yang dimulai dengan pergelangan tangan yang melambungkan bola tinggi ke atas jauh di luar jangkauan lawan ke bagian tepi lapangan lawan. Pukulan ini biasanya digunakan dalam partai ganda jika lawan anda secara konsisten memotong servis anda. (servis atau pengembalian flick)

follow -through
Lanjutan dari pukulan setelah raket mengontak bola. (gerakan akhir)

forehand
Setiap pengembalian atau pukulan yang dilakukan dari sisi tubuh yang dominan.

forehand grip
Cara anda memegang raket untuk mengembalikan bola dari sisi yang dominan. Grip handshake atau pistol merupakan grip fore-hand yang paling umum dalam permainan bulutangkis.

frontcourt
Kira-kira 11 kaki (3,35 meter) pertama dari lapangan pada kedua sisi net atau bagian tengah dari net. (lapangan bagian depan)

Game
Pertandingan yang memiliki sasaran sejumlah angka tertentu.

hairpin drop shot
Bentuk dari pukulan drop yang dimainkan dari dekat net dimana bola bergerak naik pada satu sisi net dan bergerak turun pada sisi lainnya sehingga membentuk lintasan yang tajam. (pukulan drop tajam)

hands down
Ini mengacu pada pasangan atau yang kehilangan kesempatan meservis. One hand down berarti pemain pertama kehilangan servis. Two hands berarti kedua pemain kehilangan servis mengindikasikan pergantian bola (servis over). Servis awal pada permainan ganda dimulai dengan one hand down.

inning
Giliran perorangan atau regu untuk melakukan servis atau mengembalikan servis dari salah satu sisi lapangan. (babak)

IBF International Badminton Federation merupakan badan pemerintahan untuk permainan dan pertandingan bulutangkis & seluruh dunia. (Federasi Bulutangkis Internsional)

let
Suatu bentuk campur tangan di mana angka terpaksa dimainkan kembali.

love
Dalam penilaian, berarti kosong atau belum ada angka yang didapat.

love-all
Kosong sama atau belum ada angka yang didapat.

match
Pertandingan yang memiliki jumlah game tertentu. Untuk memenangkan match, anda biasanya harus memenangkan dua dari tiga permainan/game.

match point
Angka yang memenangkan match.

mixed doubles
Permainan di mana pemain putra dan putri bermain berpasangan. (ganda campuran)

net shot
Setiap pengembalian di mana bola mengenai net dan jatuh ke bagian lapangan lawan. Istilah ini juga dapat digunakan untuk setiap pukulan pengembalian drop yang dilakukan dari dekat net. (pukulan net)

overhead
Setiap pukulan yang dilakukan pada angka di atas ketinggian kepala. placement Pengembalian untuk memukul titik tertentu pada lapangan lawan di mana lawan akan sulit mengembalikan bola. (penempatan)

push shot
Pengembalian atau pukulan yang didorong dengan halus ke lapangan lawan. Dalam partai ganda, pukulan ini biasanya berarti malewati lawan yang berada di dekat net. (pukulan push)

rally
Istilah ini mengacu pada pertukaran bola melintasi net antara pemain yang berlawanan dalam memperebutkan setiap angka.

ready position
Ini adalah posisi dasar menunggu anda di dekat bagian tengah lapangan, yang sama jaraknya dari semua sudut lapangan. Posisi ini memberikan kesempatan yang paling baik untuk meraih semua pengembalian yang dilakukan lawan. (posisi siap)

receiver
Setiap pemain yang menerima servis. (pemain yang menerima serbis)

return
Setiap metode pemukulan untuk mengembalikan bola melintasi net kembali ke arah lawan. (pengembalian)

serve or service
Tindakan menempatkan bola dalam permainan pada awal angka atau rally. (servis)

server
Pemain yang melepaskan pukulan pertama. (pemain yang melakukan servis)

service court
Salah satu dari dua bagian lapangan yang dipisahkan oleh net di mana servis harus diarahkan. Terdapat lapangan servis kanan dan kiri untuk permainan ganda dan tunggal. Lapangan tersebut memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda. (lapangan servis)

service over
Anda kehilangan servis, servis berpindah ke lawan anda. (pindah servis)

setting
Metode memperpanjang permainan seri yang merupakan hal yang unik dalam bulutangkis. Game angka ditambah jika skor ketat 9-sama atau 10-sama terjadi dalam tunggal putri atau 13-sama atau 14-sama dalam tunggal putra dan ganda. Pilihan untuk menentukan setting ditentukan oleh pemain atau regu yang meraih skor sari terlebih dahulu.

short service line
Ini adalah garis bagian depan yang menentukan lapangan servis awal dan terletak 6 kaki dan 6 inchi (1,98 meter) dari net. (garis servis pendek)

shuttle atau shuttlecock
Benda yang digunakan dalam permainan bulu tangkis. Sama dengan bola.

side out
Kehilangan servis. Sama dengan servis over, pindah servis, atau two hands down dalam partai ganda.

singles service court
Ini merupakan daerah servis di mana servis tunggal harus dilepaskan. Kedua sisi lapangan bulu tangkis memiliki lapangan servis kanan dan kiri untuk tunggal. Kedua lapangan servis tersebut dibatasi oleh garis servis pendek, garis tengah, garis samping untuk tunggal dan garis batas belakang.

singles sideline
Garis samping pada lapangan partai tunggal menentukan bagian luar dari lapangan permainan tunggal. Lapangan untuk partai tunggal adalah 17 kaki (5,18 meter) lebar dari garis samping kiri ke garis samping kanan. (garis samping lapangan tunggal)

smash
Pengembalian atau pukulan overhead yang dipukul ke arah bawah menuju lapangan lawan dengan kecepatan dan kekuatan yang besar.

stroke
Tmdakan memukul bola dengan raket anda. (pukulan)

Thomas Cup
Kejuaraan beregu putra dunia yang hampir sama dengan Davis Cup dalam tenis. Pertama kali diadakan pada tahun 1948. Kejuaraan Thomas Cup diadakan setiap dua tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka genap.


Uber Cup
Uber Cup adalah kejuaraan beregu putri dunia. Kejuaraan ini dimulai pada tahun 1957 dan diberi nama sesuai dengan nama mantan pemain Inggris, Mrs. H.S. Uber. Kejuaraan ini juga diadakan setiap dua tahun pada tahun yang berakhiran angka genap.

Sumber: "BULUTANGKIS, Petunjuk Praktis Untuk Pemula Dan Lanjut" Oleh: Tony Grice, Penerbit: PT. RajaGrafindo Persada

Monday, October 16, 2006

Badminton - It Was A Good Time!

bermain badminton
Hm……kapan ya tepatnya aku mulai kenal sama badminton? Seingatku aku mulai suka
bermain badminton SD kelas 6. Bermula dari sekadar iseng bermain dengan teman-teman sebaya di lapangan terbuka atau tempat-tempat yang cukup lapang itulah awal kesukaanku. Bermain dengan penuh canda tawa dan sesekali berantem satu dengan yang lain hanya gara-gara berebut bermain atau masalah sepele lainnya ha...ha…ha… Ah indahnya masa itu…

Rupa-rupanya ayahku memperhatikan hobby-ku yang satu ini (aku punya banyak hobby lain lho...) Beliaulah yang berjasa mengenalkan aku lebih jauh lagi dengan badminton ini. Hingga pada suatu hari Ayahku bertanya, “apakah kamu mau ikut klub badminton?” Segera aku jawab dengan,”ya” dan anggukan kepala. Dalam benakku waktu itu tersirat keingintahuan yang besar seorang anak kecil terhadap badminton ini. Banyak pertanyaan yang muncul dibenakku waktu itu: seperti apakah ikut menjadi anggota klub badminton? Seperti apakah latihannya? Banyakkah teman yang berlatih? Seperti apakah pelatihnya? Hm… rasanya tidak sabar untuk segera bergabung.

Hingga suatu hari aku diantar Ayahku ke rumah seorang pelatih dan menyampaikan niatku untuk berlatih badminton. Hm… ternyata tidak menyeramkan wajah pelatihku ini, tidak seperti yang aku bayangkan dibenakku waktu itu. Sepulangnya dari rumah pelatih itu aku diajak Ayahku ke toko sport. Aku dibelikan beberapa baju dan juga sepatu serta raket yang lebih bagus. Betapa senangnya aku waktu itu!

Dikotaku ini klub badminton pada era tahun 1980-an belumlah banyak…seingatku hanya ada 2 klub besar….ya hanya ada 2! Dengan gedung badminton yang sudah tua dan atap menggunakan seng (menurut orangtuaku bekas pabrik gula) yang seingatku kalau hujan pasti bocor… he…he…he… dan kalau ada angin besar seng-seng penutup atap bisa terbang melayang-layang ditiup angin….he…he…he.. Gedung ini terdiri dari 8 lapangan. Cukup memuaskan hasrat kami untuk berlatih badminton pada waktu itu.

Nah bagaimana pembaca, saya cukupkan sampai disini dulu yah. Tanggapan atau komentar pembaca atas coretanku ini akan sangat dihargai.

Oh ya thanks ya kalian sempatkan waktu untuk kunjungi weblogku ini!

See you next time. Cheers!

Friday, October 06, 2006

Badminton - A Dream Come True?

badminton shuttlecock
Aku ingin mulai coretanku dengan kalimat ini: “Cita-citamu ingin menjadi apa nanti setelah kamu dewasa?” Suatu pertanyaan biasa yang sering ditanyakan oleh para orangtua kepada anak-anaknya. Ketika itu aku menjawab ingin menjadi Lim Swie King! Ya kujawab dengan mantap dan polosnya seperti lazimnya anak kecil.

Tahukah anda siapa gerangan sosok “Lim Swie King” itu? Ya, benar! Dialah salah satu putra terbaik Indonesia di international badminton forum pada jamannya. Dialah tokoh legendaris di dunia badminton dengan sebutan “King Smash-nya” yang luarbiasa dahsyat! Musuhpun gentar mendengar “King Smash” ini.

Aku sungguh mengaguminya. Aku lebih mengenal Lim Swie King daripada Rudy Hartono yang mengharumkan nama Indonesia di arena internasional dengan 7 kali berturut-turut memenangi kejuaraan badminton All England, sungguh suatu prestasi yang luar biasa pula. Tapi tanpa mengurangi rasa hormatku kepadanya, aku kurang mengidolakannya karena aku lahir pada jaman Lim Swie King dan hanya sesekali saja melihat pertandingan badminton Rudy Hartono karena dia sudah mulai tua.

Ya badminton adalah olahraga yang sangat sensitif dengan usia karena badminton tergolong olahraga yang membutuhkan fisik yang prima. Fisik prima hanya dipunyai oleh atlet yang masih muda. Sementara Rudy Hartono sudah mulai uzur dan harus merelakan untuk membimbing dan memberi kesempatan kepada yang muda-muda untuk berprestasi mengharumkan nama bangsa.

Pengunjung yang aku hormati, nantikan ya lanjutan coretanku ini. Oh ya thanks ya kalian sempatkan waktu untuk kunjungi weblogku ini!

See you next time. Smile!

By: Kotakeripik